Senin, 16 Januari 2017

SILATURAHMI Ke PALEMBANG

Wong Kito Galo

by Nabilah Fm


Tahun kemarin saat di palembang, tepatnya di kabupaten Muara Enim, Semende. 


1. Saat menunggu Kapal Ferry datang. 


2. Kapal sudah datang, Pom pom pom, pom pom pom pom.....                                                                  


- Setelah keluar kapal kira-kira 3jam, kami istirahat di beberapa kilo meter, dari pelabuhan bakhauheni. setelah itu kami melanjutkan perjalanan lagi kira-kira kami berhenti setelah daerah pelabuhan bakhauheni lampung(lupa nama daerahnya :D ) dan kami pun shalat Taraweh di masjid itu. selesai shalat kami lanjutkan perjalanan kami lagi ... 

kira-kira kami di perjalanan sudah menempuh 4-5jam kami pun berhenti lagi di sebuah pom bensin Lampung entah apa nama daerahnya. kami berhenti ingin beristirahat dulu (kasihan lah ayah ayah kita yang nyupir kelelahan). di sana saat semua pada tidur saya dan bibik saya bermain dan bernonton tv. sayapun melihat saudara-saudara saya yang sedang tidur, ada yang tidur di mobil dan di musholla. tapi sayangnya ngak satupun saya foto mereka sedang tidur. sekiranya sudah jam 
02:00 malam kami pun melanjutkan perjalanan kami lagi. 

03:00 kami berhenti lagi di rest area Bukit Kemuning, Bandar Lampung untuk sahur. saat hendak sahur kami berjalan sekitar 50 meter ke masjid untuk mencuci tangan. setelah itu kami pun makan, setelah sahur saya menghampiri saudari saya vyka untuk bermain hp. dan gak kerasa waktupun sudah menunjukan azan shubuh. semuanya bergegas ke masjid itu untuk shalat. setelah shalat kami semua lanjutkan perjalanan lagi. 

07:00 kami sudah keluar dari perbatasan Lampung, karena kami lanjut perjalanannya kebut-kebutan(supaya cepat sampai). 

08:30 kami berada di Batu Raja, kira-kira kami akan sampai di Simpang Mio jam 10:30. 

saat sampai di Simpang Mio kami belok kiri, lalu kami berhenti sejenak untuk membeli oleh-oleh( seperti kerupuk palembang, dan sebagainya). setelah itu kami lanjutkan perjalanan lagi. kami akan sampai jam 13:50 di kampung halaman. 

13:50 alhamdulillah kami telah sampai di tempat tujuan kami. Muara Enim, Semende. 
saat saya sampai di kampung saya ke dapur dan saya tidak sengaja mendengar uwak saya menelpone dengan anaknya "anye keluarge Nabilah ye mpai nyampai, katenye Keluarge Vyka singgah ka badah Jibril kudai. kalu petang die nyampai" saat uwak saya berbicara di telpon dengan seseorang saya mendengar dan saya mengakui uwak saya sedang menelpon Kakak saya (Vaizul/Joey). 


3. Persiapan untuk pernikahan ala Semende, Potong Kerbau khusus untuk pernikahan Tunggu Tubang(anak perempuan pertama). Ayahku yang potong :D


4. Acara setelah siang tadi menikah. Ayuk Veftina dan Kak Sahnan 



penyambutan kedua setelah saudari saya untuk ayuk dan kakak saya



5. Resepsi Acara Pernikahan Kak Sahnan& ayuk Veftina



6. Berkeliling daerah 


7. kebersamaan kito di malam Hari





8. Hanya Kenangan 

 -Kakak joey
 -saya dan vyka






Sekian dari saya mohon maaf kalau ada salah salah kata... ☺☺☺






















Minggu, 11 Desember 2016

Al kisah tentang keajaiban pada perayaan Maulid Nabi

Prophet Muhammad

Image result for cerita maulid nabi



Al kisah berikut ini merupakan kisah nyata yang saya dapatkan dari Al Habib Jailani Asy-Syathiri kemarin, 26 Rabiul Awal 1437 atau 7 Januari 2016, di Rubat, Tarim, Yaman, pukul 06.30 waktu setempat.
<>
Pertama, Habib Jailani bercerita bahwa kisah yang ia sampaikan berasal dari Sayyid Muhammad al-Maliki, dan Sayyid Muhammad dari ayahandanya Sayyid Alwi al-Maliki. Cerita bermula ketika Sayyid Alwi menghadiri peringatan Maulid Nabi di Palestina. Beliau terheran-heran menyaksikan orang yang terus berdiri sejak awal pembacaan maulid.

Sayyid Alwi pun memanggilnya, "Duhai tuan apa yang Anda lakukan, mengapa Anda berdiri sejak awal Maulid?”

Lalu ia menjawab bahwa dulu ia pernah berjanji saat menghadiri sebuah Maulid Nabi untuk tidak berdiri hingga acara selesai, termasuk saat Mahallul Qiyam, momen di saat jamaah berdiri senrentak sebagai tanda penghormatan kepada Rasulullah. “Sebab menurutku itu bid’ah,” katanya.

Tiba-tiba, kata orang itu kepada Sayyid Alwi, pada momen Mahallul Qiyam ia menyaksikan Rasulullah hadir dan lewat di sebelahnya lalu berujar, “Kamu tak usah berdiri kamu duduk saja di tempatmu."

“Aku pun ingin berdiri namun terasa susah. Sejak itulah aku sering sakit dan bahkan organ-organku bermasalah. Sehingga aku bernadzar jikalau Allah menyembuhkan penyakitku maka aku berjanji setiap ada maulid aku akan berdiri dari awal maulid hingga akhir. Dan alhamdulillah, dengan izin Allah aku diberikan kesembuhan, duhai Sayyid."

Sayyid Alwi pun mempersilakan orang tersebut melaksanakan nazarnya.

Kedua, kisah maulid Nabi yang datang dari Lebanon. Warga di sana biasa merayakan Maulid Nabi dengan menembakan senjata api ke atas untuk menunjukan kegembiraan. Tradisi ini dilakukan turun temurun. Hampir mirip dengan tradisi pernikahan di Arab pada umumnya. Nah, suatu ketika seorang putri beragama Nasrani bani Ghatas ikut melihat perayaan tersebut. Nasib nahas menimpanya kala seorang dari mereka melepaskan senjata. Peluru yang dilepaskan menyasar ke arah putri tersebut dan menembus tepat di kepalanya.

Ia pun bersimbah darah dan jatuh ke tanah. Ibunya yang melihat kejadian itu berteriak histeris, “Binti... Binti... Binti.... (putriku... Putriku... Putriku)."

Dengan segera anaknya dilarikan ke Rumah Sakit Ghassan Hamud. Sayang, pihak rumah sakit tak bisa berbuat apa apa sebab pendarahan di otak terlalu parah. Mereka menyarankan agar segera dirujuk ke rumah sakit di Amerika yang lebih kompeten. Tapi ternyata kondisinya kian parah dan sudah di ambang ajal. Mereka pun tak bisa berbuat banyak.

Sementara ibunya karena panik penuh kecewa dan marah dia menjerit-jerit dan berkata:

يا محمد أين أنت يا محمد، وأنت تدعى النبوة؟ انظر ماذا فعل أمتك إلى بنتي في يوم احتفال مولدك؟
"Di manakah engkau, hai Muhammad yang mengaku sebagai Nabi? Lihatlah apa yang dilakukan umatmu kepada anakku pada perayaan hari kelahiranmu?”

Teriakan ini tentu dimaksudkan untuk menghardik Rasulullah.

Dokter memastikan bahwa anaknya telah meninggal dunia dan ketua dokter di sana mempersilakan sang ibu untuk melihat anaknya untuk terakhir kalinya. Dengan lemas dan dipapah ibu Nasrani itu pun masuk ke ruangan.

Sebuah keajaiban terjadi. Ketika sang ibu sudah di dalam ruangan, dia melihat anaknya sedang duduk di tepi tempat tidur dalam kondisi bugar sambil berteriak, “"Ibu… Ibu… Ibu... Tutup pintu dan jendela ibu! Jangan biarkan ia keluar!”

Antara percaya dan tidak. Si ibu yang bingung lantas bertanya, “Siapa, duhai putriku?”

Si ibu mendekati anaknya untuk memastikan bahwa kondisi baik-baik saja.

Allahu akbar! Sungguh sesuatu yang tidak masuk akal. Selain sehat dan bugar, bercak darah dan bekas luka tembakan di si putrid Nasrani tersebut menghilang.

"Putriku, apa yang terjadi?”

Putrinya menjawab sambil tersenyum kegirangan, "Ibu.. Ibu... Dia datang mengelus kepalaku sambil tersenyum.”

“Siapa dia, Sayang?”

“Muhammad , Muhammad, Ibu,” jawab anak itu.

"Aku bersaksi duhai ibu bahwa tiada tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah."

Ternyata, teriakan si ibu disambut oleh Nabi Agung Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam. Beliau hadir dengan kelembutan dan memberikan cahaya penerang bagi kegelapan. Syahadat ini lalu diikuti para dokter yang menyaksikan peristiwa tersebut dan orang-orang di desa tempat putri tersebut tinggal.

Pengirim: Moh Nasirul Haq, Santri Rubat Syafi'ie Mukalla Yaman

Arti makna, Hikmah Dan Sejarah Maulid Nabi

Image result for hikmah maulid nabi muhammad saw


Malam ini merupakan malam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang selalu dirayakan oleh semua umat muslim di penjuru Dunia. Maulid Nabi pertama kali diadakan dimaksudkan untuk memberikan semangat juang kepada para umat Muslim yang sedang perang ketika melawan tentara Salib.

Mengapa ada peringatan Maulid Nabi? karena pada tanggal 2 Rabiul Awal Tahun Gajah putra dari pasangan Abbullah dan Siti Aminah melahirkan baginda nabi besar Muhammad Saw di kota Makkah sekitar 200 meter dari Masjidil Haram.
Dengan seiring berjalannya waktu, hingga sekarang momentum kelahiran Nabi Muhammad SAW ini setiap tahun sering diperingati oleh umat muslim di seluhur penjuru dunia. Di Indonesia sendiri amat sangat banyak tradisi untuk memperingatinya, sebut saja dengan mengadakan pawai obor, pengajian dan lain-lain. Mungkin diantara kalian bertanya siapakah orang pertama yang mengadakan peringatan Maulid Nabi tersebut?
Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW
Jika kita menelusuri dalam kitab tarikh (sejarah), perayaan Maulid Nabi tidak kita temukan pada masa sahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in dan empat Imam Madzhab (Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i dan Imam Ahmad), padahal mereka adalah orang-orang yang sangat cinta dan mengagungkan Nabinya shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka adalah orang-orang yang paling paham mengenai sunnah Nabinya shallallahu ‘alaihi wa sallam dan paling semangat dalam mengikuti setiap ajaran beliau.
Dikutip dari berbagai sumber, Peringatan Maulid Nabi SAW pertama kali dirayakan oleh Sultan Salahuddin al-Ayyubi, beliau adalah seorang jenderal perang pejuang umat muslim yang berasal dari Tikrit Irak dan sangat ditakuti oleh tentara Salib.
Kegagahan dan keberaniannya dalam memimpin perang saat itu sudah diakui oleh berbagai kalangan, baik kawan maupun lawan. Pada masa itu, sang Jenderal Sultan Salahuddin al-Ayyubi sedang menghadapi Pasukan Salib yang datang dari seluruh benua Eropa.
Pasukan Salib datang dengan dipimpin oleh Richard yang terkenal dengan sebutan sang Hati Singa. Sultan Salahuddin al-Ayyubi lalu menyiapkan pasukannya dan menceritakan kembali riwayat Nabi Muhammad Saw.
Kisah Nabi Muhammad SAW dan juga perjuangannya dalam membela agama Allah SWT banyak sekali dan juga butuh diteladani. Terutama, perjuangan ketika Rasul ALLAH Muahammad SAW dan juga pasukannya berperang melawan musuh Allah.
Kisah-kisah Rasulullah SAW yang diceritakan terkait dengan perang diikuti olehnya. Peperangan pun tidak dapat dihindari sebab adanya perintah Allah SWT untuk membela diri.
Peperangan yang dilakukannya pun sekadar untuk menegakkan agama Allah SWT dan  mempertahankan diri. Tujuh perang besar yang diikuti Rasulullah, yaitu Perang Badar, Uhud, Ghatafan, Khandaq, Khaibar, Mu’tah, dan juga Hunain.
Peperangan yang dilakukannya pun sekadar untuk menegakkan agama Allah SWT dan  mempertahankan diri. Tujuh perang besar yang diikuti Rasulullah, yaitu Perang Badar, Uhud, Ghatafan, Khandaq, Khaibar, Mu’tah, dan juga Hunain.
Sesudah menceritakan kisah-kisah Rasulullah SAW, Sultan Salahuddin al-Ayyubi menjadikan kegiatan tersebut selaku fasilitas untuk mengobarkan semangat juang dan juga berkorban untuk menyelamatkan umat Islam diseluruh dunia. Dampaknya nampak positif dengan kemenangan Salahuddin.
Akhirnya, Sultan Salahuddin al-Ayyubi berhasil memimpin tentara Islam memasuki Yerusalem dengan mengalahkan pasukan Salib yang dipimpin oleh Richard. Sesudah perang tersebut, peringatan Maulid Nabi Muhammad lalu diselenggarakan oleh penguasa Islam di Timur Tengah.
Hingga zaman sekarang, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW selalu di pertahankan oleh berbagai kalangan. Tradisi tersebut dipertahankan guna untuk membesarkan nama, mencintai beliau dan juga meneladani ajarannya.
Arti Makna dan Hikmah Maulid Nabi
Memperingati maulid Nabi Muhammad saw memiliki beberapa nilai dan makna, diantaranya:
Pertama, nilai spiritual. Setiap insan muslim akan mampu menumbuhkan dan menambah rasa cinta pada beliau saw dengan maulid. Luapan kegembiraan terhadap kelahiran nabi saw merupakan bentuk cerminan rasa cinta dan penghormatan kita terhadap Nabi pembawa rahmat bagi seluruh alam sebagaimana surah Yunus; 58. Karena figur teladan ini diutus untuk membawa rahmat bagi seluruh alam (surah al-Anbiya’; 107). Kegembiraan Abu Jahal dengan kelahiran Nabi saw saja dapat mengurangi siksa neraka yang ia cicipi tiap hari senin. Apalagi kegembiraan itu disertai dengan keimanan. Dengan memperingati maulid, kita akan sendirinya ingat dengan perintah bershalawat kepada Nabi saw. Allah swt dan malaikat pun telah memberi contoh bagi kita dengan selalu bershalawat kepada beliau saw (surah al-Ahzab;56).
Kedua, nilai moral dapat dipetik dengan menyimak akhlak terpuji dan nasab mulia dalam kisah teladan Nabi Muhammad saw. Mempraktikan sifat-sifat terpuji yang bersumber dari Nabi saw adalah salah satu tujuan dari diutusnya Nabi saw. Dalam peringatan maulid Nabi saw, kita juga bisa mendapat nasehat dan pengarahan dari ulama agar kita selalu berada dalam tuntunan dan bimbingan agama.
Ketiga, nilai sosial. Memuliakan dan mem-berikan jamuan makanan para tamu, terutama dari golongan fakir miskin yang menghadiri majlis maulid sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Maha Pencipta. Hal ini sangat dianjurkan oleh agama, karena memiliki nilai sosial yang tinggi (surah al-Insan;8-9).
Keempat, nilai persatuan akan terjalin dengan berkumpul bersama dalam rangka bermaulid dan bershalawat  maupun berdzikir. Diceritakan bahwa Shalahuddin al-Ayubi mengumpulkan umat islam dikala itu untuk memperingati maulid Nabi saw. Hal itu dilakukan oleh panglima islam ini bertujuan untuk mempersolid kekuatan dan persatuan pasukan islam dalam menghadapi perang salib di zaman itu.

Hikmah dan Fadhilah Maulid Nabi Muhammad SAW

by Nabilah Farhatul M

Image result for hikmah maulid nabi muhammad saw

Makna Maulid Nabi yang dalam dunia kita terus diperingati setiap tanggal kelahiran beliau (setiap tanggal 12 Rabiul Awwal) bukan lagi sebuah kesemarakan seremonial belaka, tapi sebuah momen spiritual untuk mentahbiskan beliau sebagai figur tunggal yang mengisi pikiran, hati dan pandangan hidup kita. Dalam maulid kita tidak sedang membikin sebuah upacara, tapi perenungan dan pengisian batin agar tokoh sejarah tidak menjadi fiktif dalam diri kita, tapi betul-betul secara kongkrit tertanam, mengakar, menggerakkan detak-detak jantung dan aliran darah ini. Arti Maulid NabiKataMauliddberasal dari bahasa Arab yang beratrtilahir, peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw merupakan suatu tradisi yang berkembang setelah Nabi SAW wafat, dengan di peringatinya Maulid Nabi Saw ini yang merupakan suatu wujud ungkapan rasa syukur dan kegembiraan serta penghormatan kepada sang utusan Allah karena berkat jasa beliau ajaran agama islam sampai kepada kita Selain sebagai ekspresi rasa syukur atas kelahiran Rasulullah SAW., substansi dari peringatan Maulid Nabi adalah mengukuhkan komitmen loyalistas pada beliau. Setidaknya, ini terwujud dengan beberapa hikmah, Hikmah Perayaan Maulid Nabi 

Image result for hikmah maulid nabi muhammad saw


1.Peringatan Maulid Nabi SAW mendorong orang untuk membaca shalawat, dan shalawat itu diperintahkan oleh Allah Ta’ala, “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuknya dan ucapkanlah salam sejahtera kepadanya.” (QS Al-Ahzab: 56).

 2.Peringatan Maulid Nabi SAW adalah ungkapan kegembiraan dan kesenangan dengan beliau. Bahkan orang kafir saja mendapatkan manfaat dengan kegembiraan itu (Ketika Tsuwaibah, budak perempuan Abu Lahab, paman Nabi, menyampaikan berita gembira tentang kelahiran sang Cahaya Alam Semesta itu, Abu Lahab pun memerdekakannya. Sebagai tanda suka cita. Dan karena kegembiraannya, kelak di alam baqa’ siksa atas dirinya diringankan setiap hari Senin tiba). Demikianlah rahmat Allah terhadap siapa pun yang bergembira atas kelahiran Nabi, termasuk juga terhadap orang kafir sekalipun. Maka jika kepada seorang yang kafir pun Allah merahmatikarena kegembiraannya atas kelahiran sang Nabi, apalagi anugerah Allah bagi umatnya yang beriman dan bertakwa. 

3.Meneguhkan kembali kecintaan kepada Rasulullah SAW. Bagi seorang mukmin, kecintaan terhadap Rasulullah SAW. adalah sebuah keniscayaan, sebagai konsekuensi dari keimanan. Kecintaan pada utusan Allah ini harus berada di atas segalanya, melebihi kecintaan pada anak dan isteri, kecintaan terhadap harta, kedudukannya, bahkan kecintaannya terhadap dirinya sendiri. Rasulullah bersabda, “Tidaklah sempurna iman salah seorang dari kalian hingga aku lebih dicintainya daripada orangtua dan anaknya. (HR. Bukhari).” 

4.Meneladani perilaku dan perbuatan mulia Rasulullah SAW. dalam setiap gerak kehidupan kita. Allah SWT. bersabda : “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (QS. Al-Ahzab: 21)” Kita tanamkan keteladanan Rasul ini dalam keseharian kita, mulai hal terkecil, hingga paling besar, mulai kehidupan duniawi, hingga urusan akhirat. Tanamkan pula keteladanan terhadap Rasul ini pada putra-putri kita, melalui kisah-kisah sebelum tidur misalnya. Sehingga mereka tidak menjadi pemuja dan pengidola figur publik berakhlak rusak yang mereka tonton melalui acara televisi. 

5.Melestarikan ajaran dan misi perjuangan Rasulullah, dan juga para Nabi. Sesaat sebelum menghembuskan nafas terakhir, Rasul meninggalkan pesan pada umat yang amat dicintainya ini. Beliau bersabda : “Aku tinggalkan pada kalian dua hal, kalian tidak akan tersesat dengannya, yakni Kitabullah dan sunnah Nabi-Nya sallallahu alaihi wa sallam” (HR. Malik) Fadilah Perayaan Maulid Nabi Menurut fatwa seorang Ulama besar : Asy-Syekh Al Hafidz As-Suyuthi menerangkan bahwa mengadakan peringatan kelahiran Nabi Muhammad Saw, dengan cara mengumpulkan banyak orang, dan dibacakan ayat-ayat al-Quran dan diterangkan (diuraikan) sejarah kehidupan dan perjuangan Nabi sejak kelahiran hingga wafatnya, dan diadakan pula sedekah berupa makanan dan hidangan lainnya adalah merupakan perbuatan Bid’ah hasanah (bid’ah yang baik), dan akan mendapatkan pahala bagi orang yang mengadakannya dan yang menghadirinya, sebab terdapat rincian beberapa ibadah yang dituntut oleh stara’ serta sebagai wujud kegembiraan, kecintaan atau mahabbah kapada Rosullullah saw.

Seperti yang disabdakan oleh Nabi Muhammad Saw : مَنْ أَحَبَّنِى كَانَ مَعِيْ فِي الْجَنـَّةِ “Barang siapa yang senang, gembira, dan cinta kepada saya maka akan berkumpul bersama dengan saya masuk surga”. 

Dalam sebuah hadits dikatakan : مَنْ عَظَّمَ مَوْلِدِىْ كُنْتُ شَفِيْعًا لَهُ يَـوْمَ الْقِيَا مَةِ. وَمَنْ أَنْفَقَ دِرْهَمًا فِى مَوْلِدِى فَكَأَ نَّمَا اَنْفَقَ جَبَلاً مِنْ ذَ هَبٍ فِى سَبِيْلِ اللهِ “Barang siapa yang memulyakan / memperingati hari kelahiranku maka aku akan memberinya syafa’at pada hari kiamat. Dan barang siapa memberikan infaq satu dirham untuk memperingati kelahiranku, maka akan diberi pahala seperti memberikan infaq emas sebesar gunung fi sabilillah. 

Sahabat Abu Bakar Ash-Shidiq berkata : مَنْ أَنْفَقَ دِرْ هَماً فِى مَوْ لِدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ رَفِيْقِيْ فِى الْجَنَّةِ “Barang siapa yang memberikan infaq satu dirham untuk memperingati kelahiran Nabi Saw : akan menjadi temanku masuk surga”. Sahabat Umar Bin Khoththob berkata : مَنْ عَظَّمَ مَوْ لِدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَدْ أَحْيَا اْلإِسْلاَمَ “Barang siapa yang memuliakan / memperingati kelahiran Nabi Saw, berarti telah menghidupkan Islam”. Sahabat Ali Bin Abi Tholib berkata : مَنْ عَظَّمَ مَوْ لِدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لاَ يَخْرُجُ مِنَ الدُّنْياَ اِلاَّ بِاْلإِ يْمَانِ “Barang siapa yang memuliakan / memperingati kelahiran Nabi Saw, apabila pergi meninggalkan dunia pergi dengan membawa iman”. 

Melihat besarnya pahala tersebut maka banyaklah kaum muslimn muslimat yang selalu melahirkan rasa cintanya kepada Nabi dan mengagungkan hari kelahiran Nabi dengan cara-cara yang terpuji seperti pada tiap-tiap malam Senin atau malam Jum’at mengadakan jama’ah membaca kitab Al- Barzanji, sholawat maulud, dan ada pula yang menyediakan tabungan yang berwujud uang hasil tanaman atau sebagian gajinya untuk kepentingan memperingati kelahiran Nabi Saw. Red Buletin Tauiyah Pondok Pesantren Sidogiri

Image result for hikmah maulid nabi muhammad saw

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/buestomy/hikmah-dan-fadilah-perayaan-maulid-nabi-muhammad-saw_552878de6ea834822c8b45c0

Sabtu, 10 Desember 2016

Tempat Wisata Sumatra Selatan


by Nabilah Farhatul M

Wisata Di Palembang.. 


Image result for jembatan ampera malam hari


palembang adalah provinsi Sumatra Selatan.  Palembang adalah kota terbesar ke Dua setelah Medan di Sumatra. ok kita kembali ke pembahasan kita yaitu tempat wisata di kota Palembang ini. 

1. Sungai Musi 


Sungai sepanjang 750 km. yang membelah kota palembang menjadi dua bagian yaitu seberang Ulu dan Seberang Ilir. merupakan sungai terpanjang di Pulau Sumatra. 


2. Jembatan Ampera 

Image result for jembatan ampera malam hari

Image result for jembatan ampera malam hari


Sebuah jembatan sepanjang 1.177 meter yang melintas diatas sungai menghubungkan daerah seberang Ulu dan Seberang Ilir. 

3. Masjid Agung Sultan Mahmud baharudin 1 palembang


Masjid agung ini merupakan masjid terbesar di Sumatra Selatan yang dapat menampung jamaah sebanyak 15.000 orang.

4. Benteng Kuto Besak

Image result for benteng kuto besak malam hari

Terletak di tepian sungai musi. benteng ini tempat peninggalan kesultanan palembang Darussalam. 

5. Kambang iwak family park

Image result for kambang iwak family park palembang

Sebuah danau wisata di tengah kota.

7. wisata hutan Punti kayu


Image result for hutan punti kayu

tempat untuk wisata keluarga. 

Dan masih banyak lagi tempat wisata-wisata yang menariknya di Palembang. 
terima kasih telah mampir di blog saya :)


Jumat, 09 Desember 2016

Qari qari muda asal Amerika dan indonesia

by Nabilah Farhatul M


Fatih Seferagic, Penghafal Alquran tampan asal Amerika 

Related image

Fatih mulai belajar menghafal Alquran pada usia sembilan tahun dan mampu menghafal Alquran dalam tiga tahun. Dia dikenal bersuara bagus saat melantunkan ayat-ayat suci Alquran.

 Fatih Seferagic. Dialah penghafal Alquran muda dari Amerika Serikat. Nama pemuda berwajah rupawan ini sudah kondang ke berbagai negara. Dia dikenal bersuara bagus saat melantunkan ayat-ayat suci Alquran.
Usia Fatih masih belia. Dia lahir di Jerman pada 1 Maret 1995. Saat berusia empat tahun, Fatih dan keluarganya pindah ke Amerika Serika. Mereka menetap di Houston, Texas.
Fatih mulai belajar menghafal Alquran pada usia sembilan tahun. Dia belajar di Islamic Society of Baltimore, Maryland, di bawah asuhan Syaikh Qari Zahid dan Qari Abid. Menempa diri selama tiga tahun, akhirnya Fatih berhasil menghafal seluruh ayat Alquran.
Sudah menghafal Alquran pada usia 12 tahun, tak membuat Fatih berpuas diri. Dia terus menuntut ilmu agama dengan menghafal hadis-hadis Nabi Muhammad SAW. Pada 2010, dia masuk ke Bayyinah Dream Program untuk belajar bahasa Arab.

Muzammil Hasballah Asal Indonesia

Image result for qari muzammil hasballah


Karam Khalil Asal Amerika


Karam ini adalah qari asal Texas, walaupun ia belum terkenal ke sepelosok negri tetapi ia sudah membanggakan para fans nya dengan alunan alunan qur'annya. 
sosok Karam Khalil ini adalah mempunyai jiwa yang sopan, pengertian, kepribadian, dan berjiwa baik. 
Ia mempunyai beberapa vlok lho! katakan saja vloknya ini sudah banyak. 

ini beberapa foto dari vloknya.

Image result for foto karam khalil

Image result for foto karam khalil


Image result for foto karam khalil

Image result for foto karam khalil





oke thanks and good bye ...